Penyaluran BLTS Kesra, Lancar: 466 KPM Selopuro dan Dumplengan Cair!

Hari Kamis, (27/11) setelah penyaluran BLTS Kesra selesai di hari sebelumnya yaitu Desa Kalang dan Pitu, selanjutnya Kantor Desa Dumplengan menjadi lokasi bagi ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari dua desa, yaitu Selopuro dan Dumplengan. Lokasi ini ditetapkan sebagai titik pencairan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesra karena (BLTS Kesra) selain memiliki letak yang strategis juga lahan yang luas. Sejak pukul 08.00 WIB, suasana di Kantor Desa sudah ramai oleh persiapan. Sejumlah pegawai Kantor Pos dan Sumber Daya Manusia (SDM) PKH telah hadir menata berbagai berkas administrasi yang dibutuhkan. Tepat pukul 08.30 WIB, loket pengambilan dana resmi dibuka, menandai dimulainya distribusi bantuan yang telah dinantikan oleh masyarakat.

Pendopo Kantor Desa Dumplengan 466 KPM Terima BLTS Kesra. (Doc.ksos)

Dukungan Aparat dalam Penyaluran Bantuan

​Pencairan BLTS Kesra sebesar Rp. 900.000,- (Sembilan Ratus Ribu Rupiah) kali ini mencakup total 466 KPM dari kedua wilayah tersebut. Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos), Noor Soemadijo, menjelaskan rincian data penerima saat berinteraksi dengan warga. “Untuk Penerima Manfaat di dua desa ada 463 KPM, dengan rincian 263 KPM dari Desa Selopuro dan 203 dari Desa Dumplengan. Jadi, pada hari ini, 463 KPM akan menerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesra (BLTS-Kesra) dari Pemerintah yang disalurkan melalui Kementerian Sosial,” ujarnya. Kelancaran proses ini didukung oleh kesiapan petugas penyalur dan ketertiban warga yang hadir.

Harapan Untuk Penerima Manfaat

​Proses penyaluran BLTS Kesra yang berjalan tertib dan lancar ini diharapkan dapat memberikan dampak positif secara langsung bagi perekonomian keluarga penerima. Kasi Kesos tepat pukul 12.00 wib sesuai jadwal menutup kegiatan ini dengan menyampaikan pesan harapan. “Harapan kita semua, semoga bantuan ini bermanfaat bagi penerima manfaat dan menambah kesejahteraan bagi keluarga,” tutupnya. Keberhasilan penyaluran di satu titik terpusat ini menjadi cerminan sinergi yang baik antara pihak pemerintah dua desa, Kantor Pos, dan  pendamping program (SDM PKH) dalam memastikan bantuan sosial sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.(ksos)