Peletakan Batu Pertama Tandai Pentasarufan Program RTLH di Kecamatan Pitu

Berita Pitu -Kecamatan Pitu menggelar aksi nyata kepedulian sosial melalui kegiatan Peletakan Batu Pertama, Pentasarufan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Acara ini dilaksanakan pada Rabu, (12/12), sebagai rangkaian peringatan tiga momen besar: Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA), Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80, dan Hari Ulang Tahun BAZNAS ke-25.

​Dihadiri Sejumlah Pejabat Penting, Bangun Kepercayaan dan Soliditas

​Kegiatan pentasarufan yang digelar di Dusun Selang, Desa Papungan, Kecamatan Pitu, dihadiri beberapa pejabat dan tokoh penting sebagai wujud sinergitas kuat antar lembaga dan masyarakat.

​Beberapa pejabat yang hadir dan turut serta dalam prosesi peletakan batu pertama antara lain: Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ngawi, KH. Moh. Ersat, Ketua Baznas Ngawi Samsul Hadi, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Adyantana Heru Herlambang, Kapolsek Pitu Basuki Rahmat, Danposramil Pitu Misaji Hariyanto, dan Camat Pitu Broto Sanjoyo serta Hartono selaku Kepala Desa Papungan.

​Integritas dan Transparansi Penyaluran Zakat

​Ketua Baznas Ngawi, Samsul Hadi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pentasarufan ini merupakan bukti nyata pengelolaan sekaligus penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang transparan dan akuntabel. “Bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia, kami menegaskan komitmen bahwa dana yang kami salurkan untuk RTLH ini telah melalui proses pengelolaan yang jujur dan akuntabel. Pentasarufan ini adalah amanah umat, dan alhamdulillah, ini menjadi hadiah terbaik ulang tahun BAZNAS ke-25,” ujarnya.

Penyerahan Bantuan kepada Sujoko penerima Program RTLH di Dsn.Selang Ds. Papungan Kec.Pitu.(Dok.ksos)

​Dukungan kuat juga disampaikan oleh Pemerintah Desa setempat. Kepala Desa Papungan, Hartono, mewakili Sujoko salah satu warganya yang mendapat bantuan dari program RTLH merasa bahagia dan menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada semua pihak khususnya jajaran di Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi dan Kecamatan Pitu khususnya yang telah membantu mewujudkan impiannya untuk segera mendapat bantuan dari program tersebut.

​”Atas nama seluruh warga Desa Papungan, saya mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. Giat atas pentasarufan bedah rumah untuk RTLH ini adalah kado istimewa bagi kami. Ini bukan hanya soal membangun dinding dan atap, tapi ini adalah membangun harapan dan martabat bagi warga kami,” ungkap Kades Hartono dengan haru.

​Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Ngawi, KH. Moh. Ersat, menambahkan bahwa program bedah rumah ini sejalan dengan nilai-nilai pelayanan tulus dan amal bakti yang dijunjung tinggi oleh Kemenag.

​”Sinergi antara Baznas, Kemenag, dan Forkopimda yang hadir hari ini membuktikan bahwa kita semua peduli terhadap kesejahteraan umat. Semoga rumah yang dibangun menjadi tempat yang nyaman dan berkah bagi keluarga penerima,” harap KH. Moh. Ersat.

​Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi simbol dukungan penuh terhadap program kemanusiaan yang berlandaskan integritas dan kepedulian. Program RTLH yang diresmikan ini diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang layak dan aman, membantu keluarga penerima manfaat di Dusun Selang menjalani hidup dengan lebih tenang.(ksos)