Optimalkan Serapan APBDes, Tim Monev Kecamatan Pitu Lakukan Pembinaan di Desa Banjarbanggi
Tim Monev Kecamatan Pitu Pukul 08.25 WIB meluncur ke Desa Banjarbanggi guna melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengelolaan Keuangan dan Administrasi Desa Semester I Tahun Anggaran 2026, Rabu (8/7). Agenda rutin ini dipimpin langsung oleh jajaran struktural kecamatan guna memastikan akuntabilitas penyerapan anggaran dan tertib administrasi.
Hadir dalam giat tersebut Camat Pitu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) beserta staf, Kasi Pemerintahan (Kasi Pem), serta Kasi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Pitu. Kedatangan Tim Monev disambut langsung secara hangat oleh Kepala Desa Banjarbanggi, Muchtarom, beserta jajarannya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Pitu, Broto Sanjoyo, turut memberikan sambutan dan menegaskan urgensi pentingnya monitoring dan evaluasi yang sedang dilakukan sebagai instrumen pengawalan agar seluruh program desa berjalan on-track.
Maksud dan tujuan utama dari pelaksanaan monev ini adalah untuk melakukan pembinaan, pengawasan, serta evaluasi menyeluruh terhadap realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) beserta kelengkapan administrasinya. Melalui pencocokan dokumen laporan pertanggungjawaban dengan tata kelola pembukuan desa, tim bertujuan meminimalkan risiko kesalahan regulasi maupun penyimpangan anggaran. Selain itu, kegiatan ini berfungsi sebagai wadah koordinasi dan konsultasi untuk mengurai berbagai kendala teknis yang dihadapi oleh pemerintah desa, sehingga serapan anggaran dan pelaporan administrasi desa dapat berjalan lancar sesuai dengan aturan yang berlaku.
Tak hanya memeriksa berkas administrasi di balai desa, Tim Monev Kecamatan Pitu juga bergerak ke lapangan untuk meninjau beberapa titik program desa. Tim memantau kesiapan rencana Proyek Pavingisasi Jalan Usaha Tani (JUT) yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada 11 Juli mendatang, serta melakukan monev ke program ketahanan pangan unit perikanan ikan lele yang dikembangkan oleh BUMDes “Banjar Mandiri” di Dusun Ngubalan, tepatnya di lingkungan RT 004 / RW 004. Setelah itu, rangkaian peninjauan dilanjutkan dengan monev program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang menyasar penerima manfaat di Dusun Geneng dan Dusun Pingit. Kasi PMD menekankan pentingnya kesesuaian antara pelaporan administrasi dengan realisasi fisik di lapangan demi keberlanjutan seluruh program pembangunan desa.
Berdasarkan hasil peninjauan tersebut, kegiatan diakhiri dengan penyampaian poin evaluasi serta rekomendasi oleh Tim Monev agar pelaksanaan program berjalan tertib, transparan, dan akuntabel.(Sos)







